Gempa M5,1 di Kupang, Ini Analisa BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis gempa dengan magnitudo (M) 5,1 yang menggucang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (2/1/2024), pukul 11.46.32 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 10,22° LS ; 123,76° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 29 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas deformasi batuan dalam Flores Trough,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami, Daryono.

Daryono mengatakan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun ( normal ).

Gempabumi ini dirasakan di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegas Daryono

Hingga pukul 12.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).

Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” imbaunya.(msar)

Mungkin Anda Menyukai