Mahfud MD : Debat Harus di Hadapan Publik, Bukan Bicara Berdua

Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD mengatakan suatu hal dikatakan rahasia negara harus mengacu pada Undang Undang (UU).

Contohnya, orang disersi, strategi pertahanan, intelijen. Tapi, jika mencakup data anggaran, seharusnya dibuka ke publik, karena itu tanggung jawab ke publik.

Pernyataan Mahfud MD tersebut, terkait dengan ajakan Capres Prabowo Subianto akan membuka data di luar acara Debat Ketiga Pilpres 2024.

Di mana pada saat debat capres, data yang dimiliki Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto, terdapat perbedaan. Perbedaan data itu, kata Mahfud, sebaiknya dibahas saat debat, bukan berdua di tempat lain.

“Bukan mengajak ngomong berdua bicara data. Yang satu ngomong ini datanya, dan yang satu lagi ngomong nanti kita ngomong berdua. Ini debat harus di hadapan publik, tidak boleh berdua dong,” katanya, Senin (8/1/2023).

Namun, Mahfud mempersilakan Anies jika ingin menyambut tawaran Prabowo untuk bertemu di luar Debat Pilpres 2024 untuk membahas perbedaan data pembangunan sistem Pertahanan Keamanan (Hankam).

“Silakan saja Pak Anies mau datang kalau diajak, tapi menurut saya itu debat. Debat itu datanya dibuka di saat berdebat bukan ngomong berdua. Dan, tidak semua yang ditanyakan itu rahasia,” ucap Mahfud.

Di sisi lain, dirinya menilai bahwa pasangannya yakni Ganjar Pranowo memenangkan semua lini pada debat ketiga Pilpres 2024, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Istora Senayan, Jakarta, Minggu 7 Januari 2024, malam.

“Paslon Nomor 3 menang di semua lini. Tidak ada perdebatan tentang hal itu di publik,” kata Mahfud(msar)

Mungkin Anda Menyukai