Penuaan Kulit Dimulai Sejak Usia 20 Tahun, Kenali Gejala hingga Pengobatannya Sebelum Telat

KULIT kita dapat mengalami penuaan dini karena berbagai sebab, oleh karena itu penting mengetahui gejala hingga pengobatan guna menjaga penampilan kulit agar tetap awet muda. Lagipula, siapa sih yang mau terlihat tua sebelum waktunya?

Dokter Spesialis Kulit, Kelamin dan Estetika, Dr. Susie Rendra, Sp. D.V.E, FINSDV mengatakan, meski kulit wajah bisa memburuk seiring bertambahnya usia dan setiap orang mengalami penuaan, namun ada faktor yang bisa mempercepat dan memperparah penuaan kulit.

“Proses penuaan biasanya dimulai pada usia 20-an. Namun banyak faktor seperti kebiasaan, lingkungan, dan gaya hidup yang dapat mempercepat dan memperburuk penuaan kulit,” tutur dia dalam keterangan tertulisnya.

Susie mengatakan, faktor eksternal yang mempercepat penuaan antara lain paparan radikal bebas dari sinar matahari. dan juga polusi, kebiasaan merokok, minum alkohol, mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula dan lemak, kurang minum, berolahraga dan terlalu sering terjaga. begadang atau tidak bisa tidur dan stres.

Lalu tanda-tanda umum penuaan adalah kulit keriput, hilangnya elastisitas kulit, noda (flek hitam), kulit kering dan kasar, kusam dan kurang bersinar.Menurut Susie, penuaan ini paling terlihat pada wajah. Ketebalan kulit berkurang sehingga membuat kulit semakin tipis, namun ketebalan kulit mati bertambah sehingga membuat kulit menjadi kusam.

Susie mengatakan, faktor eksternal yang mempercepat penuaan antara lain paparan radikal bebas dari sinar matahari. dan juga polusi, kebiasaan merokok, minum alkohol, mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula dan lemak, kurang minum, berolahraga dan terlalu sering terjaga. begadang atau tidak bisa tidur dan stres.

Lalu tanda-tanda umum penuaan adalah kulit keriput, hilangnya elastisitas kulit, noda (flek hitam), kulit kering dan kasar, kusam dan kurang bersinar.Menurut Susie, penuaan ini paling terlihat pada wajah. Ketebalan kulit berkurang sehingga membuat kulit semakin tipis, namun ketebalan kulit mati bertambah sehingga membuat kulit menjadi kusam.

Perawatan dapat dilakukan dengan menambahkan bahan-bahan dalam rutinitas perawatan kulit Anda yang diketahui memiliki sifat anti penuaan, seperti asam hialuronat, retinol dan turunannya, vitamin C, peptida, asam alfa hidroksi, dan tabir surya lainnya.

Selain rutinitas perawatan kulit yang konsisten, perawatan anti penuaan juga dapat dilakukan dengan berbagai perawatan anti penuaan, serta suntikan seperti botox, filler dan DNA salmon atau terapi dengan alat khusus yang membantu meningkatkan produksi kolagen di kulit.

Kolagen berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kekuatan kulit. Saat ini telah ada terapi yang merangsang produksi kolagen pada lapisan dalam dermal kulit, sehingga jaringan kulit wajah dan tubuh tampak lebih muda, disebut terapi stimulasi kolagen.

Terapi ini menggabungkan teknologi micro-needling dan fraksional radio frekuensi (RF) untuk meremajakan dan mengencangkan kulit. Menurut Susie, ini merupakan salah satu cara terkini untuk menjaga penampilan kulit tetap awet muda dan menutupi tanda-tanda penuaan dini.

“Setelah perawatan, ada risiko kemerahan ringan pada kulit wajah selama beberapa hari. Untuk hasil terbaik, konsultasikan dengan dokter spesialis dermatologi, penyakit kelamin dan estetika,” tuturnya.(msar)

Mungkin Anda Menyukai