Senin Malam Gunung Marapi Kembali Erupsi, Masyarakat Diminta Jauhi Radius 4,5 Kilometer

Gunung Marapi, Sumatera Barat kembali erupsi pada Senin (22/1/2024) malam. Hal itu diketahui dari update situ Kementrriam ESDM, magma.esdm.go.id.

 

“Terjadi erupsi G. Marapi pada hari Senin, 22 Januari 2024, pukul 20:16 WIB,” demikian pernyataan dalam website tersebut yang dikutip, Senin (22/1/2024).

 

Kendati demikian, tidak teramati tinggi kolom erupsi. Erupsi pun terrekam dalam waktu 45 detik.

 

“Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi 45 detik,” tulis peringatan di situs tersebut.

 

Kendati erupsi, masyarakat di sekitar Gunung Marapi dilarang memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 km dari pusat erupsi yakni Kawah Verbeek Gunung Marapi.

 

Kemudian, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran atau bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diimbau selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

 

Jika terjadi hujan abu,masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh. (msar)

Mungkin Anda Menyukai